cerita dari maguwo

Moderator menerima sebuah cerita yang masuk ke bagian komentar.Sebuah kisah pengakuan yang jujur dan patut dihargai.Agar mudah dibaca oleh rekan-rekan, moderator mem-publish komentar dibawah ini.

Puji Tuhan sudah ada wadah untuk komunikasi ama teman2x. Pada kesemptan ini saya ingin mengungkapkan rahasia besar saya yang sudah lama saya menunggu waktu yang tepat. terutama sama rekan2x saya pamungkas 2001. Saya ingin klarifikasi cerita sebnarnya kejadian saya saat kopral dulu.
Saya baru bisa cerita setelah saya rasa tidak akan merubah nasib hidup seseorang/abang kita(tidak perlu disebutkan nama krn abang kita ini sudah mnjadi pelindung saya setelah kejadian dan sampai sekarang menjadi abang yang baik terutama kepada saya).

Rekan-rekan tahu sendiri kan dulu saya adalah salah seorang yang lumayan trublean. Awal cerita sehabis makan siang saya trouble dg abang ini. tindakan slesai dan prsiapan kegiatan sore. ternyata abang ini belum puas dg tindakan tadi siang, dipanggilah saya keflat 6 yang saat itu sedang renovasi sehingga kosong. akhir cerita rusuk kiri bawah masuk. abang ini pegang rusuk saya dan baru percaya. saya disuruh menunggu di salah satu ruangan dan suruh tunggu sampai abang ini datang dan tidak mengikuti kegiatan sore. sekitar jam9 malam abang ini dtang dan kasih saya jaket orange dan dibalik. kami berdua keluar asrama lewat belakang dan katanya akan diobati. kami jalan sekitar 15 menitan lumayan jauh sih, kami nemukan warung dan ada motor. kami minta tolong anter ke jalan besar. sampe situ nunggu taxi lewat dan naik taxi menuju kalo tidak jalan magelang ya jalan kaliurang karena sudah malam dan nahan cenut2x yang menjadi jadi tidak begitu perhatian dg jalan. setelah sampe saya dipegang sbentar trus diurut. tapitdk boleh gerak dulu katanya. akhirnya saya ditinggal di situ. kata abang ini didalam nanti coba di cover abang ini yang menyangkut keberadaan saya ini sehingga tdk ada yang tahu saya berda di luar. Malam dini hari sekitar jam 2 pagi saya dijemput dan pulang ke mes lewat jalan belakang. dalam perjalanan abng ini punya rencana agar semua aman. jadilah cerita yang teman2x ketahui sampaisaat ini. Akhir cerita saya mohon maaf membuat cerita yang tidak benar. akan tetapi bila saya tdk demikian berarti saya telah merubah nasib orang(abang ini). biarlah ada cerita itu tapi semuanya bisa menjadi perwira dan itu hanya sandiwara akademi. Saya tidak merasa menyesal membuat cerita itu karena abang ini mau bertanggung jawab atas perbuatanya. jangan dipertanyakan siapa abang ini. semua sudah lewat dan berjalan dg baik. trimakasih atas pengertian rekan2x. beginilah nasib taruna troublean.

Hery Stiawan

Pos ini dipublikasikan di seputar pamungkas 01 dan tag , , . Tandai permalink.

2 Balasan ke cerita dari maguwo

  1. teddy hambrata berkata:

    Aku Udah tau gomse….

  2. zeto berkata:

    aku wis weruh mbong

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s