Apresiasi maraknya situs sosial meeting

Assalamualaikum, salam Pamungkas01…
Gimana kabarnya kawan2? Semoga semuanya dalam keadaan luar biasa… baik diri

pribadi, keluarga dan kedinasan.

Akhir2 ini situs sosial meeting dengan segudang fasilitas yg memanjakan para

user dalam menuangkan pikiran, perasaan bahkan keluh kesahnya sangat marak di

dunia maya. Bahkan kadang2 saking berpengaruhnya situs2 ini, membuat tidak

sedikit masalah yang timbul, baik masalah cekcok rumah tangga yang dipicu oleh

Cinta Lama Bersemi Kembali (CLBK), saling hujat yang akhirnya terjadi

keributan dan bahkan dapat menghancurkan karier kedinasan seseorang. Namun

sudah pasti banyak sisi positifnya pula. Kita bisa bersilaturahmi dg saudara,

rekan ’seperjuangan’, kawan lama, bahkan bisa menambah teman baru yg

sebelumnya tdk saling kenal. Kita bisa sharing dalam segala hal, misalnya

berbagi pengalaman hidup, kedinasan, bagaimana membina keluarga dan mendidik

anak, bahkan saling tukar resep masakan dengan tetangga sebelah rumahpun

sering kali memanfaatkan situs2 sosial ini.

Menyikapi perkembangan ini, ada baiknya kita merenungkan kembali, kita

pikirkan efek dari tulisan yang kita ‘lemparkan’ ke publik. Apakah berdampak

negatif baik untuk pribadi, keluarga maupun kedinasan. Kita harus tetap

waspada ttg informasi yang bukan hak kita untuk dikonsumsi, atau malah kita

membuat opini yang bukan porsi kita. Misalkan saja kita atau mungkin istri

kita mengomentari ttg musibah kecelakaan A-1302 di Wamena. Kita memang harus

dan wajib tau apa yg terjadi dalam komunitas kita, dalam hal ini TNI AU. Agar

kita tidak menjadi orang yang apatis. Tapi ingat PAK, sejauh mana kita

mengomentari atau menginformasikan ke publik ttg kejadian tersebut yang

notabene pemimpin kita belum memberikan komentar atau pernyataan apa2.

Beberapa kali saya mengamati beberapa tulisan dari kawan2, terutama istri2

kita yang kalo dianalisa lebih dalam, akan menimbulkan persepsi negatif bagi

pembaca yg lain. Untuk itu pren… saya mengingatkan dan mengajak diri saya

pribadi dan rekan2 untuk lebih waspada lagi dalam bertindak, lebih intens

berkomunikasi dgn istri ttg hal2 yang sepatutnya dan tidak sepatutnya

dilakukan atau ditulis dalam situs2 sosial meeting, karena border kita jelas

sebagai insan TNI AU.

Sesama rekan kita harus saling mengingatkan dlm hal kebaikan dan kesabaran.

Tolong menolong terus kita tingkatkan. Jangan pernah ada dusta diantara kita.

Rajin menabung dan tidak sombong. Apalagi yah… hehehe… jadi tambah serius

terus lama2 tulisannya. Sorry pren… niat saya cuma untuk mengingatkan diri

saya pribadi dan rekan2. Syukur2 kalo bisa diterima dan

diapresiasi.InsyaAllah, kedepannya kita akan selalu kompak dan tetap bersatu

sehingga rasa persaudaraan keluarga besar Pamungkas’01 akan terus terbina.

Wassalam
Best Regard,

Kapten Lek Panca Prawira

Tinggalkan Balasan